Tips Membuat Rencana Bisnis Online yang Tepat

Tips Membuat Rencana Bisnis Online yang Tepat

MLM Network – Karyawan mana yang tidak terpikat oleh bisnis pihak ketiga untuk menambah penghasilan mereka? Bisnis online atau bisnis sampingan adalah salah satu impian karyawan. Selain menerima gaji bulanan, bisnis tambahan dapat memberikan penghasilan tambahan. Namun, bisnis sampingan yang baru saja dimulai belum tentu menguntungkan. Apalagi jika Anda tidak memiliki rencana bisnis (business plan) untuk mengelola aktivitas sampingan Anda. Tidak mengherankan bahwa banyak pengusaha pihak ketiga meninggalkan bisnis. Bukan karena kurangnya modal, tetapi karena kurangnya strategi.

Memiliki ide bisnis sampingan yang cemerlang tidak cukup. Anda harus mengikuti rencana bisnis yang matang. Rencana bisnis adalah bagian penting untuk mendukung keberhasilan bisnis atau bisnis. Ada berbagai analisis dan strategi, sehingga rencana bisnis menjadi alat yang ampuh untuk membuat keputusan dan kebijakan yang lebih efisien dan menguntungkan. Jika Anda tidak ingin bisnis Anda atau bisnis sampingan hilang atau bahkan bangkrut, inilah tips untuk rencana bisnis online yang bisa Anda ikuti.

Tips Membuat Rencana Bisnis Online yang Tepat

1. Produk atau layanan apa yang Anda tawarkan?

Pertama Anda harus menggambarkan bisnis online/sampingan dengan pilih produk yang akan Anda jual. Jelaskan produk secara detail. Ajukan pertanyaan tentang produk Anda dan berikan jawaban yang jelas untuk memudahkan Anda mendeskripsikan produk Anda. Memahami kelebihan dan kekurangan suatu produk bisa menjadi cara lain untuk mengenal produk dengan baik. Jangan hanya fokus pada kelebihan atau bahkan memikirkan kerugian dari produk. Pengetahuan produk dengan baik memengaruhi pilihan strategi pemasaran yang tepat untuk menarik konsumen.

2. Apa tujuan membangun bisnis

Kedua yang perlu Anda tentukan adalah tujuan atau visi misi. Akan lebih baik jika Anda memiliki informasi yang jelas dan terperinci tentang tujuan Anda membangun bisnis online/sampingan. Jika Anda punya tujuan jelas mengarah ke perencanaan untuk jangka panjang pasti lebih matang. Jika Anda masih tidak tahu bagaimana mendefinisikan tujuan bisnis online/sampingan, Anda hanya perlu waktu untuk mempresentasikan produk atau layanan Anda. Apa tujuan dari produk atau layanan Anda? Nah, jika jawabannya datang, segera tulis.. Startup ini benar-benar dimulai dengan tujuan membantu orang-orang di sekitar untuk menjadi tujuan yang lebih luas dan lebih global, seperti Facebook dan Kaskus.

3. Di mana dan bagaimana pembeli dapat menemukan produk?

Saat menyiapkan rencana bisnis, Anda harus menunjukkan bagaimana pelanggan mendapatkan produk Anda, baik online maupun offline. Jika bisnis sampingan Anda belum berjalan dan berjalan, akan lebih mudah bagi Anda untuk mengontrol metode apa yang akan Anda gunakan sehingga produk Anda menjangkau konsumen. Namun, jika bisnis Anda sudah berjalan, tentu perlu upaya lebih untuk mengubah cara pelanggan mendapatkan produk. Terutama jika pelanggan terbiasa dengan layanan offline, strategi yang tepat adalah melakukannya secara online.

4. Siapa pelanggan Anda?

Anda harus berhati-hati untuk melihat siapa pelanggan Anda, berapa usia mereka dan di mana mereka tinggal. Perusahaan pihak ketiga yang menjual impuls elektronik akan memiliki klien yang berbeda dengan layanan bimbingan pribadi. Sebagian besar pelanggan yang menjual impuls listrik adalah mereka yang memiliki ponsel, dan tutor pribadi adalah siswa. Ingat bahwa pelanggan adalah mereka yang membeli produk atau menggunakan layanan Anda secara berkelanjutan, dan bukan hanya setelah mereka menghilang. Mengetahui pelanggan, Anda dapat membuat penyesuaian terhadap produk, strategi pemasaran yang tepat, dan strategi lain yang terkait dengan kepuasan pelanggan.

5. Apakah produk Anda solusi terbaik bagi pelanggan?

Survei atau tanya jawab adalah apa yang dilakukan perusahaan besar untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan di atas. Tentu saja ini membutuhkan banyak uang. Jika Anda memiliki modal kecil, dan bisnis Anda masih tergolong startup, Anda harus melakukannya secara langsung. Ketika pelanggan membeli produk Anda, undang mereka untuk mengobrol. Tanyakan langsung apa yang mereka sukai tentang produk Anda. Lakukan ini dalam beberapa hari untuk mendapatkan jawaban yang tepat.

6. Produk apa yang disukai pelanggan di luar produk Anda?

Langkah selanjutnya adalah Anda harus mengenal pesaing Anda. Daripada menentang pesaing Anda karena mereka lebih cenderung merayu konsumen, Anda lebih baik memperhatikan dan belajar dari mereka untuk bersaing secara elegan. Kembangkan ide yang lebih baik untuk membuat produk Anda lebih populer di pasar. Namun, Anda tidak perlu terlalu khawatir tentang pesaing di pasar. Jika produk Anda berkualitas tinggi, maka pelanggan akan lebih menyukainya. Jangan pernah berpikir untuk menyingkirkan pesaing. Perhatian utama Anda harus bagaimana memaksimalkan manfaat yang dirasakan pelanggan saat menggunakan produk Anda.

7. Siapa yang bekerja untuk produk Anda?

Jika Anda masih seorang karyawan, maka Anda memerlukan bantuan orang lain untuk menawarkan produk dingdong online atau melayani pelanggan. Dalam hal ini, maka Anda menjadi kepala untuk satu, dua, atau bahkan beberapa karyawan. Anda tidak boleh meremehkan jumlah kecil, karena merekalah yang bermain untuk usaha Anda. Kemajuan bisnis Anda juga tergantung pada seberapa banyak yang mereka lakukan. Analisis sumber daya manusia dan cari tahu strategi mana yang dapat meningkatkan produktivitas dan memotivasi karyawan Anda. Sekarang adalah waktu untuk berlatih menjadi pemimpin yang berwibawa dan staf favorit agar bisnis Anda tumbuh.

Comments are closed.